Sasha ikut puasa ?
Hari pertama puasa Sasha dibangunkan ibu untuk ikut sahur, tapi Sasha diam aja, soalnya ngantuk banget. Hanya saja setelah dekat imsak, Sasha jadi ingin bangun, Sasha bangun aja....dan melihat papa dan ibu sedang makan
"Ikutan sahur," kata ibu
Sasha mengangguk, "Tapi Sasha gak mau makan nasi,"
"Trus mau makan apa ?" tanya ibu
Sasha diam saja, malas....
"Minum susu aja, ya ?" tawar ibu kemudian
Sasha mengangguk, dan dibuatkanlah segelas susu hangat buat Sasha.
"Jadi mulai besok, Sasha gak boleh makan, ya..." begitu kata ibu
"Minum boleh gak ?" tanya Sasha
"Minum juga gak boleh," jawab ibu
"Kok gak boleh," tanya Sasha lagi
"Kan kita puasa," jawab ibu sabar
"Kok kita puasa bu ?" tanya Sasha bingung
"Karena kita diperintahkan Allah untuk berpuasa dibulan Ramadhan. Tujuannya agar kita bisa lebih memahami nasib saudara-saudara kita yang kekurangan," ibu berusaha menjelaskan.
Sasha diam saja, masih belum mengerti soalnya Sasha masih kelas nol kecil
Monday
Tuesday
Ikan Cupang
Kemarin Sasha diberi hadiah seekor ikan cupang oleh teman sekantor papa. Senang aja diberi hadiah seperti itu, padahal Sasha juga pernah dibelikan oleh ibu beberapa waktu yang lalu, cuma tidak bertahan lama. Mati karena kekenyangan atau airnya terlalu kotor karena kebanyakan makanan yang Sasha tuang kedalam tempatnya.

Karena cuma satu ekor, papa menempatkan di dalam stoples kue ibu, yang telah dibersihkan dengan sebersih-bersihnya. Menurut papa sih begitu.
Hari pertama ikannya masih kelihatan segar dan berenang kesana kemari dengan enak. Hari kedua juga begitu, tapi Sasha tidak memberinya makanan karena takut kebanyakan. Jadi ikannya cuma dibiarin begitu aja.
Hari ketiga Sasha sedih, ternyata ikannya juga mati, mungkin kelaparan karena tidak diberi makan. Mungkin papa lupa, begitu juga ibu, dan memang papa dan ibu gak begitu tau tentang ikan cupang. padahal bisa cari informasinya.

Karena cuma satu ekor, papa menempatkan di dalam stoples kue ibu, yang telah dibersihkan dengan sebersih-bersihnya. Menurut papa sih begitu.
Hari pertama ikannya masih kelihatan segar dan berenang kesana kemari dengan enak. Hari kedua juga begitu, tapi Sasha tidak memberinya makanan karena takut kebanyakan. Jadi ikannya cuma dibiarin begitu aja.
Hari ketiga Sasha sedih, ternyata ikannya juga mati, mungkin kelaparan karena tidak diberi makan. Mungkin papa lupa, begitu juga ibu, dan memang papa dan ibu gak begitu tau tentang ikan cupang. padahal bisa cari informasinya.
Wednesday
Kena Flu
Hari ini Sasha tidak masuk sekolah, lagi flu. Padahal dari kemarin Sasha juga udah nggak enak badan, tapi ibu tetap ingin Sasha sekolah dan ibu yang menemani Sasha.
Mulanya memang nggak ngerasa kalau badan lagi nggak enak, pengennya main terus. Pulang sekolah ikut papa ke kantornya, padahal dari sekolah Sasha belum sempat makan pagi, meskipun sudah minum susu. Trus nggak tidur siang, jadi sepanjang hari tersebut Sasha cuma main melulu. Nah malamnya sebelum sempat makan malam, diajak ke mal, katanya ibu pengen nyari kado buat teman Sasha yang besoknya ulang tahun. Sasha sih oke-oke aja. Di sana Sasha lari-larian, jalan ke sana, jalan ke sini, dan baru makan setelah pukul 21.00. Belum lagi selesai makan sudah lari-larian lagi. Akhirnya Sasha muntah deh.....
Sampai di rumah, demam.....gak bisa tidur semalaman, belum lagi batuk yang tidak ada habis-habisnya. Obat batuk sih udah di minum, juga obat penurun panas. Cuma sekedar itu, dan memang besoknya demam sudah mereda, meskipun suhu tubuh belum benar-benar normal, tapi obat penurun panasnya sudah tidak diminum lagi, lagian obatnya memang gak begitu enak. Kecuali obat batuk.....masih tetap diminum....berapa lama lagi ya ?
Kata papa, Sasha harus istirahat, mainnya dikurangi, makan yang banyak .... supaya cepat sembuh. Tapi kok rasanya lama banget sembuhnya.......
Mulanya memang nggak ngerasa kalau badan lagi nggak enak, pengennya main terus. Pulang sekolah ikut papa ke kantornya, padahal dari sekolah Sasha belum sempat makan pagi, meskipun sudah minum susu. Trus nggak tidur siang, jadi sepanjang hari tersebut Sasha cuma main melulu. Nah malamnya sebelum sempat makan malam, diajak ke mal, katanya ibu pengen nyari kado buat teman Sasha yang besoknya ulang tahun. Sasha sih oke-oke aja. Di sana Sasha lari-larian, jalan ke sana, jalan ke sini, dan baru makan setelah pukul 21.00. Belum lagi selesai makan sudah lari-larian lagi. Akhirnya Sasha muntah deh.....
Sampai di rumah, demam.....gak bisa tidur semalaman, belum lagi batuk yang tidak ada habis-habisnya. Obat batuk sih udah di minum, juga obat penurun panas. Cuma sekedar itu, dan memang besoknya demam sudah mereda, meskipun suhu tubuh belum benar-benar normal, tapi obat penurun panasnya sudah tidak diminum lagi, lagian obatnya memang gak begitu enak. Kecuali obat batuk.....masih tetap diminum....berapa lama lagi ya ?
Kata papa, Sasha harus istirahat, mainnya dikurangi, makan yang banyak .... supaya cepat sembuh. Tapi kok rasanya lama banget sembuhnya.......
Friday
Berenang....brrrrr.....brr......brrr.....
"Minggu depan kita berenang bersama," begitu kata ibu guru Sasha.
Rasanya gak sabar nunggu sampai hari yang dijanjikan tiba. Padahal Sasha sering juga berenang bersama ibu dan papa, tapi tiap kali diajak berenang rasanya Sasha senang-senang aja.
Tiap hari Sasha mikirnya berenang melulu. Main air, meluncur..... wah pasti asyik, apalagi bersama teman-teman. Uh......rasanya hari semakin lambat saja.

Akhirnya hari yang dijanjikan tiba.
Pagi-pagi sekali Sasha sudah bangun, dibangunkan ibu tentunya. Biasanya Sasha tidak pernah bangun sepagi ini, tapi karena harus berangkat lebih pagi dari waktu-waktu sekolah sebelumnya mau tidak mau Sasha musti bangun. Kucek-kucek mata....ke kamar mandi dan mandi.....brrrr....brrrr......dingin sudah mulai terasa.
Saat bis sekolah tiba, Sasha langsung teriak ke ibu
"Bu ! cepetan, bisnya udah datang tuh!"
Tidak menunggu lama bis sekolah langsung berangkat, teman-teman Sasha semuanya cerah ceria, Amei, Darren, dan teman Sasha yang lain semuanya kelihatan gembira.
Beberapa saat setelah tiba di kolam renang, semua murid dan guru juga para ibu dan para pendamping semuanya nyebur ke dalam kolam........ byur.......

Asyik banget berenang kesana kemari, sebenarnya Sasha belum bisa berenang sih, cuma sekedar main air, begitu juga dengan teman-teman Sasha. Tapi yang namanya main air kayanya semua anak pasti senang. Meluncur bersama ibu, wah....Sasha sampai gelagapan,
"Sasha mau lagi selucuran, bu," begitu kata Sasha.

Akhirnya..... karena kedinginan dan warna bibir sudah membiru Sasha diajak keluar kolam oleh ibu.
"Badannya dikeringin dulu, kalo udah hangat nanti bisa main air lagi," kata ibu

Rasanya Sasha puas sekali main air pada hari itu.
"Kapan lagi ya ...bu guru ngajakin kita-kita berenang ?"
Rasanya gak sabar nunggu sampai hari yang dijanjikan tiba. Padahal Sasha sering juga berenang bersama ibu dan papa, tapi tiap kali diajak berenang rasanya Sasha senang-senang aja.
Tiap hari Sasha mikirnya berenang melulu. Main air, meluncur..... wah pasti asyik, apalagi bersama teman-teman. Uh......rasanya hari semakin lambat saja.

Akhirnya hari yang dijanjikan tiba.
Pagi-pagi sekali Sasha sudah bangun, dibangunkan ibu tentunya. Biasanya Sasha tidak pernah bangun sepagi ini, tapi karena harus berangkat lebih pagi dari waktu-waktu sekolah sebelumnya mau tidak mau Sasha musti bangun. Kucek-kucek mata....ke kamar mandi dan mandi.....brrrr....brrrr......dingin sudah mulai terasa.
Saat bis sekolah tiba, Sasha langsung teriak ke ibu
"Bu ! cepetan, bisnya udah datang tuh!"
Tidak menunggu lama bis sekolah langsung berangkat, teman-teman Sasha semuanya cerah ceria, Amei, Darren, dan teman Sasha yang lain semuanya kelihatan gembira.
Beberapa saat setelah tiba di kolam renang, semua murid dan guru juga para ibu dan para pendamping semuanya nyebur ke dalam kolam........ byur.......

Asyik banget berenang kesana kemari, sebenarnya Sasha belum bisa berenang sih, cuma sekedar main air, begitu juga dengan teman-teman Sasha. Tapi yang namanya main air kayanya semua anak pasti senang. Meluncur bersama ibu, wah....Sasha sampai gelagapan,
"Sasha mau lagi selucuran, bu," begitu kata Sasha.

Akhirnya..... karena kedinginan dan warna bibir sudah membiru Sasha diajak keluar kolam oleh ibu.
"Badannya dikeringin dulu, kalo udah hangat nanti bisa main air lagi," kata ibu

Rasanya Sasha puas sekali main air pada hari itu.
"Kapan lagi ya ...bu guru ngajakin kita-kita berenang ?"
Monday
Gong Xi Fa Cai
Tahun baru Cina kemarin ada acara di sekolah Sasha, ada perlombaan menggunakan busana yang bernuansa Cina. Sasha juga ikutan, apalagi mata Sasha agak sipit, jadi deh kaya' anak Cina beneran, padahal papa dan ibu sama sekali bukan turunan Cina. Lalu turunan dari mana ya.....?!

Pada hari yang telah ditentukan, Sasha disuruh mengenakan pakaian yang warnanya merah semua dengan hiasan warna emas, "lucu juga", begitu kata papa.
Trus, di sekolah Sasha disuruh jalan di depan teman-teman dan guru-guru, begitu juga teman-teman Sasha yang berpakaian seperti yang Sasha pakai. Pokoknya hari itu semuanya berpakaian serba merah, serba keemasan dan rame.
Sasha juga diminta menyanyi oleh ibu guru. Sasha nyanyi aja, lagunya "Twinkle-twinkle little star". Itu bukan lagu Cina, kan???!

Anyway Sasha ngucapin Gong Xi Fa Cai buat semua

Pada hari yang telah ditentukan, Sasha disuruh mengenakan pakaian yang warnanya merah semua dengan hiasan warna emas, "lucu juga", begitu kata papa.
Trus, di sekolah Sasha disuruh jalan di depan teman-teman dan guru-guru, begitu juga teman-teman Sasha yang berpakaian seperti yang Sasha pakai. Pokoknya hari itu semuanya berpakaian serba merah, serba keemasan dan rame.
Sasha juga diminta menyanyi oleh ibu guru. Sasha nyanyi aja, lagunya "Twinkle-twinkle little star". Itu bukan lagu Cina, kan???!

Anyway Sasha ngucapin Gong Xi Fa Cai buat semua
Tuesday
Sudah Sekolah
Rasanya sudah lama sekali Shasa tidak memposting cerita. Maklum lagi sibuk-sibuknya sekolah. Padahal sudah banyak banget cerita yang Sasha punya untuk dibagi, tapi kesempatan untuk menulisnya hampir tidak ada, sibuk inilah, sibuk itulah. Mendaftar sekolah, nyobain seragam baru.
Pada hari pertama sekolah, rasanya masih agak kikuk sehingga ibu jadi ikut-ikutan masuk di kelas. Hari kedua masih tetap harus ditemani ibu, sedang hari ketiga ibu sudah bisa duduk di luar kelas, mungkin Sasha mulai terbiasa. Seminggu kemudian Sasha sudah tidak perlu lagi ditemani ibu, kecuali untuk sekedar antar-jemput doang.
Sebenarnya Sasha pengen bisa jalan sendiri, tapi ibu dan papa masih keberatan, walaupun sekolahnya masih di sekitar tempat tinggal Sasha, tetap saja ibu dan papa belum membolehkan Sasha untuk jalan sendiri.
Ternyata sekolah menyenangkan, banyak teman dan banyak cerita.....
Pada hari pertama sekolah, rasanya masih agak kikuk sehingga ibu jadi ikut-ikutan masuk di kelas. Hari kedua masih tetap harus ditemani ibu, sedang hari ketiga ibu sudah bisa duduk di luar kelas, mungkin Sasha mulai terbiasa. Seminggu kemudian Sasha sudah tidak perlu lagi ditemani ibu, kecuali untuk sekedar antar-jemput doang.
Sebenarnya Sasha pengen bisa jalan sendiri, tapi ibu dan papa masih keberatan, walaupun sekolahnya masih di sekitar tempat tinggal Sasha, tetap saja ibu dan papa belum membolehkan Sasha untuk jalan sendiri.
Ternyata sekolah menyenangkan, banyak teman dan banyak cerita.....
Subscribe to:
Posts (Atom)
